ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Begitu dalam kehidupan ini, seseorang manusia wajib tetap bersyukur atas
rezeki yang telah allah beri. bila juga hari ini kita tidak mempunyai
duit tetapi kita masih dapat merasakan nikmatnya menyantap santapan,
hingga bersyukurlah karna kita dapat membeli dan juga memakan santapan
dengan meminjam dulu duit teman . sehabis itu kita kembalikan dikala
allah membagikan rezeki-Nya.
kita juga pantas lebih bersyukur kala sanggup buat makan sekalian
mempunyai duit buat membelinya. dengan kata lain, kita pantas buat
dikatakan bagaikan orang yang berkecukupan dan juga jadi orang yang
tetap bersyukur.
tetapi kebalikannya bila kita mempunyai duit dan juga lidah buat
merasakan kenikmatan santapan merasa getir maupun badan dalam kondisi
sakit, hingga bersabarlah. karna hidup ini hendak diisi dengan bermacam
tes. juga begitu pula kala mempunyai duit yang lebih setelah itu
mengajak yang lain buat turut merasakan rezeki tersebut, hingga kita
juga pantas masuk dalam kelompok orang yang diberi kelebihan oleh allah.
tetapi apa jadinya bila seorang yang mempunyai pemasukan yang pas -
pasan malah dapat berikan makan dan juga mengurus anak yatim? begitu
suatu kehidupan yang jauh berbanding terbalik dengan kehidupan lazimnya
warga yang enggan berbagi rezeki dengan anak yatim walaupun duit di
tangan begitu banyak.
orang yang bergaji pas - pasan ini betul -
betul membikin kita susah buat mengolah bagaimanakah trik mereka berikan
makan dan juga mengurus keperluan anak yatim tersebut? bukan cuma satu
anak, melainkan 100 orang anak. betul - betul perihal yang luar biasa
karna allah telah memilah orang tersebut buat jadi orang tua dari banyak
anak.
serupa suami istri ini yang ingin menanggung 100 orang anak yatim dengan
ketentuan kanak - kanak tersebut ingin mondok / tinggal berbarengan
mereka. tidak hanya itu kanak - kanak pula wajib ingin sekolah. begitu
suatu yang amat luar biasa mengingat suami istri itu cuma mempunyai
honor 900 ribu perbulannya dari kerja bagaikan seseorang kepala sekolah
di sekolah swasta. makan juga bukan cuma sekali, melainkan 3 kali dalam
satu hari. belum lagi keduanya hendak menyelipkan duit jajanan di saku
kanak - kanak yatim tanpa terdapat satu juga lembaga yang turut jadi
penanggung jawab dari kehidupan mereka.
kala ditanyakan kepada mereka berdua, senyum merekah mulai nampak dari
keduanya. salah satu dari mereka juga berucap, “allah maha kaya, allah
maha pemberi rezeki melalui triknya, bukan trik kita. ”
allahu akbar, betapa kepercayaan telah membikin keduanya ingin jadi
orang tua asuh untuk 100 orang anak, terlebih lagi saat ini meningkat
lagi. benarlah sabda rasulullah kalau kita wajib tetap mencintai anak
yatim sampai - sampai allah juga hendak mengkaruniakan rezekinya yang
melimpah kepada kita.
mudah - mudahan dapat jadi olahan perenungan panjang buat kita seluruh
yang terasa dilapangkan oleh allah dalam rezeki tetapi enggan buat
menolong sesama, paling utama kepada anak yatim.
wallahu a’lam
(sumber: kabarmakkah. com)

0 Response to "Kisah Nyata: Suami Gaji 900 Ribu, Nafkahi 100 Anak Yatim "
Posting Komentar